Oleh: aorora | Maret 30, 2008

Khas Pariaman

Pariaman sebagai daerah pesisir pantai, kaya akan beragam makanan khas dari hasil laut yang sangat nikmat dan pastinya memikat selera kita. Salah satu contohnya, “lauak” atau sering disebut ikan menjadi bahan utama pangan yang ada di daerah ini. Seperti Sala lauak sebagai makanan kudapan dan nasi Sek sebagai makanan masyarakat pinggir pantai, yang disajikan dengan gulai ikan khas hasil langsung dari pantainya.

Pantai Gandoriah terletak di pusat kota Pariaman. Pantai ini memiliki pasir putih dan landai, serta ombak tidak terlalu besar sehingga cocok untuk berenang dan bermain ombak. Sepanjang pantainya di tumbuhi pohon cemara pantai sehingga terkesan sejuk dan asri. Pantai ini selalu ramai terutama pada waktu pesta tabuik dan waktu lebaran.

 

Sala Lauak

 

 

Makanan khas satu ini berasal dari Sumatera Barat, khususnya Pariaman. Bentuknya yang bulat seperti bola pingpong, membuat makanan yang satu ini sangat pas dan nikmat untuk dijadikan sebagai kudapan sehari-hari. Apalagi dengan rasa pedas dan asin yang ditawarkannya membuat lidah kita ketagihan untuk mencoba dan mencobanya lagi. Komposisi bahan yang alami dan tanpa bahan pengawet, menjadikan jaminan keamanan konsumsi untuk sala lauak ini.

Makanan traditional ini mungkin sudah jarang ditemui, kecuali di Pariaman. Untuk itu perlu dipertahankan nilai tradisionalnya. Rasanya gurih karena dari tepung beras dan isi dalamnya ada ikan asinnya… ada irisan daun kunyit… so cita rasa makanan ini Khas…banget. Enak dan mengenyangkan. Apalagi dingin2 dan ditemani sama Teh Manis..

Sebagai makan kudapan yang prktis dan imut, Sala lauak juga dapat diperoleh dengan mudah di daerah Pariaman, baik di sepanjang pesisir pantai maupun di tempat-tempat penjualan makanan kecil lainnya. Dengan tawaran harga yang sangat murah yaitu dari Rp 100 – Rp 500 per biji-nya (tergangtung ukuran), menjadi daya tarik utama bagi para pelanggan setianya. Makanan ini tidak hanya cocok dengan lidah orang Pariaman saja, tetapi dapat dinikmati oleh semua selera.

Sala lauak dihadirkan dalam dua bentuk sajian, yaitu siap saji dan dalam bentuk Tepung sala. Untuk Tepung Sala-nya, kami menawarkannnya dengan harga Rp 4500 per bungkus, yang dapat dibuat menjadi beberapa Sala sesuai ukuran selera kita. Jika Anda ingin membuanya sendiri atau dijadikan ole-ole untuk dibawa pulang,sebaiknya langsung sajikan dalam keadaan hangat sehingga akan lebih gurih dan nikmat. Untuk panduan pembuatan sala sendiri, berikut ini kami berikan cara-cara pembuatannya. Selamat menikmati.

Bahan-bahan :

400g tepung beras
500 ml air mendidih, campur dengan 1/2 bks royco rasa sapi
1 Ikan asin peda, goreng dan suwir2
2 lb daun kunyit segar, iris halus

Bumbu yang dihaluskan:
8 cabe merah
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm kunyit
2 cm jahe
1/2 sdt garam

Petunjuk pembuatan :
1. Letakkan tepung beras dalam wadah
2. Masukkan bumbu halus dan irisan daun kunyit
3. Masukkan 500 ml air mendidih sedikit, sedikit sambil diaduk dgn sedok kayu
4. Bila sudah agak dingin uleni dengan tangan sampai kalis
5. Ambil adonan sebesar bola pimpong, masukkan ikan asin kedalamnya
6. Tutup kembali (bentuknya jangan terlalu bulat, asal saja)
7. Goreng dalam minyak panas sampai kuning kecoklatan dan matang
8. Sajikan

Nasi Sek

Disini juga tersedia Nasi Sek (Sebungkus Kenyang, nasi ini dibungkus dengan daun pisang), khas Pariaman yang menyajikan hidangan ikan laut yang diolah dengan cita rasa khas Pariaman. Disamping itu pengunjung bisa menikmati aneka gorengan hasil laut seperti udang, kepiting, sala bulek dan tak ketinggalan sate pariaman yang gurih sembari menikmati terbenamnya matahari di ufuk barat. Tepat didepan pantai terdapat pulau Kasiak, Pulau Pandan,dan Pulau Angso Duo. Pada saat-saat tertentu, pengunjung dapat mengunjungi pulau tersebut dengan menggunakan perahu bercadik dari nelayan setempat.

Nasi sek selalu dibungkus daun pisang. Inilah yang membuat aromanya begitu khas. Nasi ini biasanya disajikan dengan gulai. Menurut tradisi Pariaman, nasi sek dijual khusus untuk nelayan yang pergi melaut. Namun kini siapa saja boleh menikmatinya.Nasi sek adalah salah satu makanan khas dari daerah Pariaman, Sumatra Barat. Disebut nasi sek karena dulunya dijual seharga sek rupiah dalam bahasa Minang Rp 100. Namun saat ini, seiring dengan semakin tingginya harga, nasi sek sekarang dijual seharga Rp 1000.

Tertarik????

tempat pemesanan tepung sala:

Tepung SalaPariaman

Simp.Empat Dalam, Pauh Kambar

Padang Pariaman. 25571

atau hub : 085284773776 (Sala n nasi Sek)

 

Oleh: aorora | Maret 30, 2008

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Kategori